Senin, 19 Februari 2018

Kelola Potensi Diri Dalam Berkarir

by on Februari 19, 2018

Di jaman sekarang, banyak orang yang usianya di bawah 30 tahun, tapi sudah menyandang jabatan manajer. Bukan manajer rekayasa ataupun sekadar titel saja, tetapi manajer betul. Artinya, anak-anak muda ini bisa bertanggung jawab terhadap pekerjaan dengan volume besar dan mempunyai anak buah yang lumayan banyak.
Kita tentu saja bisa kagum dengan kondisi ini. Pada usia sedemikian, saya masih berada di ranking paling bawah di organisasi. Bayangkan, bila seseorang sudah mempunyai jabatan tinggi di organisasi dan ia masih memiliki masa berkarier 25 tahun sampai mencapai usia pensiun, bagaimana ia akan mengisi kehidupan kariernya?
Kita lihat dunia kerja sudah begitu berubah. Di banyak organisasi, kesempatan untuk maju terbuka luas bagi mereka yang berpotensi serta cakap atau kompeten. Persaingan untuk maju ke jenjang berikut menjadi lebih kompetitif, bahkan sampai sikut-sikutan. Di sisi lain, ada orang yang dengan sinis mengatakan bahwa perusahaan sengaja membuat jenjang kepangkatan dan struktur organisasi yang berlapis-lapis, sehingga membuat karyawan seolah bisa mendaki terus. Padahal, tidak ada perubahan dalam bobot kerja maupun mutu di jenjang yang lebih tinggi itu, sehingga karyawan secara mental merasa lelah dan melihat masa kerja berjalan lambat.
Di kalangan organisasi pemerintahan, perjalanan karier sering diibaratkan sebagai upaya menabung dan kesabaran menanti. Menabung dalam karier bisa diartikan sebagai menabung ijazah, sertifikat yang kemudian bisa di-“trade off” dengan kenaikan pangkat. Di lingkungan semacam ini, kegiatan menunggu diartikan dengan rasa bahwa nasib kita dalam berkarier ditentukan oleh pihak eksternal, bukan diri kita. Bagaimana kita memandang perjalanan karier kita? Seberapa jauh kita melihat diri kita bisa aktif merencanakan dan menata karier kita?
Promosi bukan kado
Ungkapan “naik pangkat” nampaknya sudah bisa ditinggalkan di jaman yang sudah berubah ini. Dengan kemajuan teknologi, gaya kerja yang lebih fleksibel, globalisasi, dan struktur organisasi yang semakin pipih, tidak berjenjang banyak, maka kemajuan karier sudah tidak bisa disamakan dengan kegiatan mendaki tangga. Gerakan karier sudah lebih mengarah pada gerakan lateral. Kita tidak bisa lagi pasrah pada batasan, aturan, pembagian wilayah, atau pengkotak-kotakan organisasi yang konvensional. Sudah semakin jarang orang yang bekerja tanpa inisiatif untuk menentukan kariernya. Keberhasilan projek, bertambahnya ketrampilan, tidak bisa disimpan baik-baik, melainkan perlu di-”jembreng” agar dijadikan bahan pertimbangan manajemen untuk penugasan yang lebih berbobot, lebih berkontribusi, dan memberi nilai tambah
Sikap rendah hati dan pasif dalam berkarier boleh dikatakan merupakan satu paket dalam cara berkarier konvensional. Sebaliknya, bila kita melihat karier sebagai sesuatu hal yang bisa kita tata sendiri, maka kita memang perlu mampu mengekspresikan ambisi, bahkan kegelisahan kita. Di saat sekarang ini, individu perlu menjadi “a known quantity” yang terlihat pencapaian kinerjanya, terutama di hadapan orang-orang yang mengambil keputusan promosi, antara lain atasan. Saat seseorang tahu ambisi kariernya, ia bisa lebih mudah mengajukan diri untuk mendapat mentoring secara terarah.
Sebuah penelitian membuktikan bahwa 4 dari 5 promosi dalam sebuah organisasi dicapai oleh orang yang tekun mendapat mentoring. Tanpa disadari, kegiatan mentoring adalah kegiatan networking juga. Kita mendapat kesempatan untuk dikenal dan mengenal senior kita, serta teman-temannya. Selain itu, dari seorang mentor ataupun atasan langsung, bila hubungan kita baik, kita mendapat kesempatan untuk melihat cara dan di mana kesempatan berkembang itu ada.
Jangan alergi dengan tanggung jawab
Seorang berkomentar mengenai CEO-nya yang mempunyai beban mental sedemikian berat, karena para direktur di bawahnya enggan mengambil keputusan dan bertanggung jawab. Ya, betapa sering kita melihat orang ingin memangku sebuah jabatan bergengsi  tanpa mengecek apa dan seberapa besar wewenang dan tanggung jawab yang harus diemban dan dipertanggungjawabkannya. Apakah karier akan berarti bila hanya berupa jabatan kosong, namun tidak diimbangi dengan kinerja dan nilai tambah yang terasa, terukur, dan terlihat? Individu yang ingin berkembang perlu memikirkan dan menunjukkan apa yang bisa ditambahkan agar bobot pekerjaannya meningkat. Sikap seperti ini tentu menguntungkan tidak hanya bagi individu, tapi juga bagi atasan dan organisasi. Individu dengan ambisinya ingin berkembang, sementara perusahaan menginginkan penyelesaian tugas.
Dengan keadaan organisasi yang kompetitif dan semakin tidak berjenjang, kita bisa merasa khawatir, jangan-jangan kita tidak mempunyai tempat di dalam organisasi. Ya, kita memang harus mawas diri bahwa organisasi pun tidak luput dari keharusan untuk menjadi fleksibel. Hal ini berarti kita harus ingat juga melihat kiri dan kanan, yaitu pekerjaan-pekerjaan dengan ekspertis yang berbeda. Kita tidak bisa alergi dengan pindah bagian atau divisi, karena hal ini sangat dimungkinkan. Hal yang kritikal sesungguhnya adalah mengasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan, perencanaan, yang kesemuanya langsung bisa diterapkan di tempat kerja manapun. (Eileen Rachman/Sylvina Savitri).(*)

Minggu, 18 Februari 2018

Brigjend Pol Yan Fitri : Polri Tetap Netral Terhadap Pilkada 2018

by on Februari 18, 2018

Tanjungpinang - Wakapolda Kepri Brigjend Pol Yan Fitri Halimasyah mengatakan sebagai anggota Polri diminta untuk tetap netral terhadap Pilkada 2018. Meskipun salah satu calon Wali Kota Tanjungpinang adalah adiknya sendiri, H. Lis Darmansyah. " Insya Allah saya netral, walaupun calonnya adik saya sendiri. Saya jadi polisi bukan satu hari ataupun dua hari," ucap Brigjend Pol Yan Fitri usai menghadiri Deklarasi Damai dan Sispam Pilkada 2018 yang digelar oleh Polres Tanjungpinang di Dompak, Rabu (14/2/2018)

Menurutnya, sebagai anggota Polri pada saat ini berdiri di posisi netral. Tidak ada kepentingan di masing-masing anggota Polri. Anggota Polri katanya lagi, berbicara secara profesional dan transparan, bahwa netralitas dari anggota Polri menjadi sebuah prioritas utama dalam rangka pemilihan Wali Kota dan wakil Wali Kota Tanjungpinang.

"Jika ada anggota saya yang tidak netral akan kita beri sanksi disiplin dari internal Kepolisian," ucap Brigjend Pol Yan Fitri. Sebelumnya, Brigjend Pol Yan Fitri mengatakan, Sispam Kota Tanjungpinang merupakan kegiatan yang menunjukkan kesiapan Polres Tanjungpinang dalam rangka menyambut pesta demokrasi.


Semoga dengan diadakannya kegiatan simulasi dan deklarasi damai ini, tahapan-tahapan dalam Pilkada Tanjungpinang ini berjalan dengan baik. "Supaya demokrasi berjalan seperti yang kita inginkan dan kita harapkan," ujarnya.

Sispam kota ini sebuah bentuk partisipasi komponen dan elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan kedamaian dalam pesta demokrasi di Kota Tanjungpinang. Itu semua menjadi prioritas kepolisian khususnya Polres Tanjungpinang.

"Saya pikir kita semua di sini tahu kita berada pada budaya Melayu. Di mana budaya kita sangat menjunjung tinggi toleransi, budaya kita sangat menghormati yang tua, menghargai sesama. Jadi kemungkinan titik rawan sangat kecil untuk di Kota Tanjungpinang,saya berharap, semua elemen dan stakeholder berpartisipasi aktif untuk menjaga dan mendamaikan kegiatan demokrasi ini." Pungkasnya.(*)

Rabu, 14 Februari 2018

KPU Laksanakan Pengundian dan Pengumuman Nomor Urut Paslon Pilwako 2018

by on Februari 14, 2018

Tanjungpinang - Pengundian dan pengumuman nomor urut Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang yang akan berkompetisi di pesta demokrasi Pilwako 2018 untuk memimpin Kota Tanjungpinang selama 5 tahun mendatang digelar oleh KPU Kota Tanjungpinang di Hotel CK Jalan Raja Fisabilillah, selasa (13/2) pagi.
Dalam pengambilan undian yang yang disaksikan Ketua Panwaslu Mariyamah M.Pd.I dan Ketua KPU KPU Kota Tanjungpinang Roby Patria S.E Paslon ( Pasangan Calon ) Walikota dan Wakil Walikota Syahrul S.Pd dan Rahma S.IP menduduki nomor urut 1, sementara Paslon H. Lis Darmansyah S.H dan Dr. Maya Suryanti menduduki nomor urut 2.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro S.H.,S.I.K.,MH selaku KA Ops dalam pengamanan Pilkada Pilwako Kota Tanjungpinang menyampaikan dalam pengambilan pengundian dan pengumuman nomor urut berjalan aman dan lancar tanpa mengalami hambatan.

Petugas yang mengamankan sudah kita tempatkan berdasarkan tupoksi serta kerawanan yang ada, sehingga pengamanan dapat berjalan secara maksimal.
“Sebanyak 185 Personel Polres yang kita libatkan dalam pengamanan baik dalam pengamanan terbuka maupun pengaman tertutup, Alhamdulillah proses pengundian dan pengumuman nomor urut berjalan aman dan kondusif, semua proses dapat terlaksana dan berjalan dengan baik. " Pungkasnya.(*)


#Pilkadadamai, #Poldakepri, #Polrestanjungpinang

Wakapolda : Tokoh Agama Dapat Memberi Masukan Dan Pencerahan Kepada Umat Dalam Menggunakan Teknologi Secara Bijaksana

by on Februari 14, 2018

Batam - Demi menjamin kelangsungan pembangunan daerah Provinsi Kepulauan Riau agar aman, tertib dan tentram, Persaudaraan Lintas Agama ( Pelita ) menggelar temu kerukunan umat beragama Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (13/2/18).
Mengangkat tema “Harmoni dalam Beragama”  sejumlah tokoh agama bersatu dalam menyampaikan pandangan untuk menjaga kerukunan umat beragama bertempat di Ball Room Harris Hotel Batam.
Dari kelima perwakilan tokoh agama yakni K.H. Usman Ahmad,  Pdt. Yahut Zeboa,  I Wayan Catra Yasa,  Pastor Lukas Aston dan Bante Kuta Dame berpendapat  bahwa semua Agama baik mayoritas maupun minoritas berhak hidup di Indonesia, untuk itu kita harus menjaga keharmonisan umat beragama karena NKRI adalah rumah kita bersama.
Hal tersebut dinyatakan dalam pembacaan Naskah Deklarasi oleh perwakilan tokoh Agama yang menyatakan bahwa untuk menjamin kelangsungan pembangunan daerah Provinsi Kepulauan Riau diperlukan terciptanya ketentraman, ketertiban dan kerukunan masyarakat yang diwujudkan dalam bentuk pemeliharaan kerukunan umat beragama denngan menjaga 4 Pilar kebangsaan, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945 dan Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menolak segala macam Radikalisme, Terorisme, dan Perbuatan kekerasan lainnya yang bertentangan dengan Pancasila dan merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia dan turut menjaga – memelihara Kondusifitas, kamtibmas Provinsi Kepulauan Riau dalam mendorong pesta demokrasi dengan mengedepankan toleransi beragama serta memelihara Kerukunan antar umat beragama di Provinsi Kepulauan Riau dengan mengedepankan kebersamaan, kearifan dan kerukunan masyarakat serta menghindari sikap untuk mementingkan kelompok masing – masing.

Dalam kata sambutannya Wakapolda Kepri Brigjend Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, MH menyampaikan banyaknya permasalahan Nasional yang bersumber dari teknologi informasi yang bermuatan SARA. Tidak ada satupun Agama yang mengajarkan kebencian melainkan bersama saling menjaga keharmonisan.
“Agar tokoh Agama dapat memberi masukan maupun pencerahan kepada umat dalam menggunakan teknologi secara bijaksana,” ujarnya.
Ketua Pelita Provinsi Kepri mengatakan akan bersama – sama dan  terus bergandengan tangan bekerja sama dengan Polda kepri untuk menjaga keamanan Provinsi Kepri.
Turut menghadiri kegiatan tersebut Gubernur Kepri, Ketua DPRD Kepri,Wakapolda Kepri, Ka Binda Prov Kepri, Ketua DPRD Kota Batam, Kapolresta Barelang, Kabag Kesbangpol Kota Batam, Ketua MUI Kota Batam, Ketua PELITA Prov Kepri, Ketua Dewan Pembina PELITA sekaligus Ketua Majelis Agung Persatuan Mubalik Prov Kepri, Ketua LAM, Ketua Bamus Betawi, Perwakilan Toga/Tomas/Todat Kota Batam dan Perwakilan Pelajar dan LSM keagamaan Kota Batam.(*)


#Poldakepri, #Polrestanjungpinang

Dit Binmas Polda Kepri Laksanakn Binluh Dan Pemberian Life Jacket Ke Warga Teluk Keriting

by on Februari 14, 2018

Tanjungpinang - Jajaran Ditbinmas Polda Kepri melaksanakan pembinaan melalui penyuluhan kamtibmas kepada masyarakat perairan Teluk Keriting kecamatan Tanjungpinang Barat Tanjungpinang di Balai pertemuan Teluk Keriting Tanjungpinang, Rabu (14/2/2018) di mulai pukul 09.00 Wib.
Dalam kegiatan tersebut hadir Lurah Teluk Keriting Abdullah Ibrahim, Ketua Nelayan Teluk Keriting Muhammad Sani, Bhabinkamtibmas kelurahan Tanjungpinang Barat Kasubdit bintibluh Kompol Harnizul beserta anggota,  Ketua Rt/Rw dan tokoh masyarakat, tokoh agama Teluk Keriting Kelurahan Tanjungpinang Barat, Perwakilan Dunas BP3 Kota Tanjung Pinang, Camat Tanjungpinang Barat diwakili oleh Kasi pemerintahan dan Badan penyuluhan Perikanan Kota tanjungpinang.
Selanjutnya Penyampaian materi Binluh Kamtibmas yang dipaparkan oleh Kompol H Rafizal Amin, SH.


“Diharapkan kepada masyarakat Nelayan harus mewaspadai dan mensiasati cuaca bila melaut dan penting juga agar melengkapi peralatan keselamatan seperti penggunaan Life Jacket.” Ujar Rafizal.
Berlatar belakang tempat tinggal yang berada di wilayah perairan / bibir pantai, Kompol Rafizal Amin menginginkan masyarakat agar mewaspadai masuknya peredaran gelap narkoba yang masuk melalui laut dan kalau ada info tentang hal tersebut agar segera melapkan kepada aparat terdekat.
Ia juga menjelaskan, Menjelang Pilwako Tanjungpinang yang sebentar lagi akan dilaksanakan pada pertengahan 2018 ini, Jalin kekompakan sinergitas antara masyarakat dengan aparat terkait untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif sehingga pilwako berjalan dengan aman dan lancar.
Usai memberikan paparan, masyarakat diberi kesempatan untuk bertanya jawab dan kemudian dilanjutkan dengan pemberian Sarana kontak berupa Life Jacket dan lampu senter

Deklarasi Damai Pilwako Tanjung Pinang 2018

by on Februari 14, 2018

Tanjungpinang - 2 Pasangan calon walikota dan wakil walikota Tanjung Pinang 2018 yang telah dinyatakan memenuhi syarat oleh KPU Tanjung Pinang kini telah bersiap-siap memasuki masa kampanye yang akan berlangsung selama 128 hari kedepan dimulai dari tanggal  15 februari s/d 23 Juni 2018.
Penetepan nomor urut sudah diumumkan, Adapun paslon nomor urut 1 yakni Syahrul, SPd dan pasangannya Rahma, SPd sedangkan paslon dengan nomor urut 2 yakni Lisdarmansyah, SH dan pasangannya dr. Maya Suryanti.
Sebelum memasuki tahap kampanye, Deklarasi Damai terlebih dahulu dilaksanakan sebagai harapan Pilwako Tanjung Pinang  berjalan aman dan kondusif.

Dalam kegiatan Deklarasi damai ini, Polres Tanjung Pinang turut memaparkan tactical floor game dan menampilkan simulasi sistem pengamanan yang terdiri dari pendaftaran paslon, tahap kampanye, debat publik, masa tenang, pengawalan pendistribusian kotak suara , pemungutan suara, dan hitung suara serta pengendalian masa serta penegakan hukum terhadap pelaku penjarahan.
Turut menghadiri kegiatan ini Gubernur Kepri, Wakapolda Kepri, PJU Polda Kepri, Ketua KPU Kota Tanjungpinang, Danlanud Tanjungpinang, Dandim 0315 Bintan,Kapolres Tanjungpinang dan Paslon Walikota Tanjungpinang.
Dalam sambutannya Gubernur Provinsi Kepri Dr. H. Nurdin Basirun, S.Sos, M.Si memberikan apresiasi kepada Polres Tanjung Pinang, Tni dan elemen masyarakat yang turut mendukung dalam Pilkada damai dan turut mengantisipasi hal- hal yang tidak diinginkan.
Gubernur Provinsi Kepri mengatakan kegiatan simulasi ini telah menunjukkan sinergitas seluruh elemen masyarakat dengan pihak keamanan terbina dengan baik.

“saya harap Pilkada ini jadi ajang Masyarakat Kepri untuk melakukan silaturahmi akbar, bukan malah melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan budaya masyarakat kepri,”ujarnya.
Sementara itu Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, MH yang saat diwawancarai menjamin Netralitas  Polri dalam Pilkada dan akan ada hukuman bagi angggota yang terbukti ikut andil dalam kegiatan Politik.
Dalam melaksanakan pengamanan ini, Wakapolda Kepri mengatakan Polda Kepri telah mengirimkan bantuan Personel dan Sarpras ke Polres Tg. Pinang dan TNI juga akan siap membantu jika dibutuhkan.
Wakapolda Kepri berharap seluruh elemen masyarakat Kepri berpartisipasi dalam mewujudkan Pilkada damai.

#Pilkadadamai, #Polrestanjungpinang, #Poldakepri

Senin, 12 Februari 2018

Semaraknya Pembukaan MTQ Tingkat Kelurahan Pulau Penyengat

by on Februari 12, 2018



Tanjungpinang - Bertempat Dilapangan Voli Kampung Datuk Pulau Penyengat, Bhabinkamtimbas Kel.Pulau Penyengat Brigadir Fajar Ramadhan ikut menghadiri kegiatan Pembukaan MTQ tingkat Kelurahan Pulau Penyengat, Minggu (11/02) malam.

Pada pembukaan MTQ Tingkat Kelurahan Pulau Penyengat ini dihadiri oleh Camat Tanjungpinang Kota, Nasrizal, S.Sos,Kapolsek Tanjungpinang kota yang diwakili oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Pulau Penyengat Brigadir Fajar Ramadhan,Lurah Se kecamatan Tanjungpinang Kota,Tokoh agama dan Tokoh Masyarakat Pulau penyengat.

Kegiatan MTQ tingkat kelurahan Pulau Penyengat ini dilaksanakan selama tiga hari dengan berbagai kategori Lomba membaca Al-Quran dan Lomba Kompang.

Dan para Peserta yang berhasil juara MTQ tingkat kelurahan Pulau Penyengat ini nanti selanjutnya akan mengikuti Lomba MTQ tingkat Kecamatan Tanjungpinang Kota.

#Polrestanjungpinang, #Poldakepri, #Pilkadadamai

Beri Semangat, Wakapolda Kepri Tinjau Langsung Seleksi Sespimmen 2018

by on Februari 12, 2018

Batam - Memasuki tahapan tes kesehatan jasmani, 18 Pamen yang terdiri dari 17 Polki dan 1 Polwan pagi ini telah melaksanakan rangkaian uji kesamaptaan jasmani yang dilaksanakan di Lapangan Bola Kaki Polda Kepri,  Senin (12/2/18).
Setelah melewati tes kesehatan dan psikologi, para peserta yang lolos selanjutnya harus melewati rangkaian uji kesamaptaan yang terdiri dari lari, Push Up, Sit Up, Pull Up dan Shuttle Run. Untuk merelekskan tubuh dan pikiran, para peserta dipandu oleh panitia untuk melaksanakan pemanasan terlebih dahulu tujuannya agar mengurangi kemungkinan terjadinya cidera dilapangan.

Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Yan Fitri Halimasyah didampingi Karo SDM Polda Kepri , Dirkrimsus Polda Kepri dan Kabiddokes Polda Kepri turut meninjau dan memberi semangat kepada seluruh peserta seleksi Sespimmen Tahun 2018 untuk bersaing secara sportif dan senantiasa mengikuti semua tahapan seleksi dengan baik dan bertanggung jawab sesuai ketentuan berlaku.

#Poldakepri, #Polrestanjungpinang

Sabtu, 10 Februari 2018

Hendak Menikah Malah Masuk Hotel Prodeo Karena Kasus Pencabulan

by on Februari 10, 2018

Tanjungpinang - Dua pemuda, SH (21) dan YS (20) ditangkap oleh jajaran Polsek Tanjungpinang Kota setelah dilaporkan mencabuli seorang siswi, berinisial D (10) di  Halaman belakang SD 005 Kp. Bugis kelurahan Kp. Bugis Kecamatan Tanjungpinang Kota, Provinsi Kepulauan Riau. Sebelum mencabuli korban pada hari Kamis 08 Februari 2018 sekitar pukul 14.00 wib, kedua pelaku yang dalam kondisi pengaruh alkohol pura-pura bertanya  kepada korban yang sedang berjalan kaki  di Halaman belakang SD 005 Kp. Bugis - Tanjungpinang.

Setelah pelaku bertanya kepada korban,  pelaku SH (21) menarik korban lalu mencium pipi dan meremas kemaluan korban kemudian di ikuti oleh pelaku YS (20)  mencium pipi korban, korban lalu pulang kerumah  melaporkan kejadian tersebut kepada orang tua nya. Orang tua korban tidak menerima perlakuan kedua pelaku kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tanjungpinang Kota, salah satu pelaku  pencabulan YS (20) akan menikah pada bulan Februari 2018.

"Memang benar korban datang ke Polsek Tanjungpinang kota di dampingi oleh orang tua nya pada hari Jumat Tanggal 09 Februari 2018 sekitar pukul 20.00 wib, atas laporan tersebut saya bersama jajaran Reskrim Polsek Tanjungpinang Kota melakukan penangkapan kedua pelaku," Ujar Kapolsek Tanjungpinang Kota, AKP Edy Supandi melalui Kanit Reskrim IPDA Agussapriadi Lubis, SH.


" Pelaku dijerat Pasal 82 junto Pasal 76 E Undang-Undang No. 35/2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman di atas lima tahun penjara, kedua pelaku saat ini mendekam di jeruji besi Polsek Tanjungpinang Kota untuk mempertanggung jawabkan perbuatan nya." Pungkasnya.





#Polrestanjungpinang, #Sispamkota, #Pilkadadamai, #Poldakepri, #Cybertroop

Jumat, 09 Februari 2018

Bhabinkamtibmas Sebagai Garda Terdepan

by on Februari 09, 2018


Tanjungpinang, Kepri - Polri merupakan salah satu institusi penegak hukum yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Berbagai cara dilakukan guna memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Baik secara preemtif dan preventif.

Dalam hal ini Bhabinkamtibmas sebagai lini terdepan Polri yang langsung menyentuh ke masyarakat baik di Kampung-kampung, kelurahan dan sampai tingkat Kecamatan. Bhabinkamtibmas lebih dikedepankan untuk melakukan tindakan preemtif atau pencegahan dengan cara sambang ke tempat-tempat pelayanan masyarakat mulai dari level terbawah yang ada pada instansi pemerintahan serta memberikan himbauan- himbauan di wilayah binaan masing-masing.

Kegiatan ini yang telah dilakukan oleh Salah satu Bhabinkamtibmas Polsek Tanjungpinang Kota Polres Tanjungpinang, yaitu Bhabinkamtibmas Kampung Bugis.

Bhabinkamtibmas Kampung Bugis Aiptu Nafis Elbeni turun langsung memantau pelayanan masyarakat yang ada di kelurahan Kampung Bugis yang merupakan wilayah Binaannya, Jum'at(9/2/2018).





Bhabinkamtibmas Kampung Bugis menyambangi dan bertemu langsung dengan pejabat kelurahan Kampung Bugis, melakukan koordinasi dan memberikan Himbauan agar tidak adanya pungli dalam pengurusan surat-surat administrasi apapun yang dibutuhkan masyarakat khususnya masyarakat Kampung Bugis sehingga masyarakat tidak terbebankan dan masyarakat dapat dilayani dengan baik.

Kegiatan ini akan terus dipantau pelaksanaannya dan jika ditemukan pungli, maka Polres Tanjungpinang khususnya Tim Saber pungli yang sudah dibentuk yang merupakan gabungan beberapa instansi,  tidak akan segan-segan melakukan penindakan dan akan memproses secara hukum.(*)



#Polrestanjungpinang, #Pilkadadamai2018, #Cybertroop